Sparkling Advice

Laki-laki terbaik diantara dua laki-laki itu berpesan bahwa :

“Apabila kamu merasa letih karena berbuat kebaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan KEBAIKAN itulah yang akan terus KEKAL… Dan sekiranya kamu bersenang-senang dengan dosa maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan DOSA itulah yang akan terus KEKAL.”

the quotes from “Umar bin Khattab” radhiyallahu anhu

Advertisements

Dear..

Daer 1

Dear Fitri..

Hai Fitri, ada catatan penting nih buat kamu dari seorang ukhti.

Sangat tidak adil kita sebagai hambaNya dalam sehari pikiran kita tersibukkan dengan perkara dunia hingga sholat pun jadi tak khusyuk, tilawah ditinggalkan, dzikir pagi petang nyaris tak lewat dilisan-lisan kita. Seringkali kita meminta ini dan itu kepada Allah, tapi sadarkah kita sebagai seorang hamba amalan apa saja yang telah kita lakukan, bahkan mungkin maksiat lebih sering dilakoni. Jika sudah begini apakah kita merasa masih pantas doa kita untuk dikabulkan oleh Allah.  Continue reading

Sebotol Minuman Dingin tanpa Kata

Image

Sore ini pas di ruang tesis Lsi (perpustakaan IPB) sy kaget. Tanpa kata kata Salah satu petugas perpus ngambil bekas botol minuman saya yang udah lama kosong. Heran! saya ngebatin dalam hati, “wah canggih juga yang sekarang, petugas bukan hanya ngerapiin buku tapi juga ngebuangin sampah para mahasiswa”. Tapi, NO!! itu tidak terjadi.

Bpk itu kok ga ngebuang, tp justru di ambil gitu ajah. setelah itu, si bapak menghilang di balik sebuah pintu “terlarang” bagi mahasiswa. Continue reading

Daun yang jatuh…

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.

–novel “Daun yg jatuh tak pernah membenci angin”, Tere Liye

The True Love

(Your name next to me)

Dalam kehidupan setiap orang, pada suatu waktu, api batinnya pernah padam.
Api itu lalu membara oleh perjumpaan dengan manusia lain
(Albert Schweitzer)

Apa yang terjadi.. saat bertahun-tahun lamanya kamu memilih untuk berjalan “sendiri”.

Tak sepasang tangan pun engkau biarkan memegang tanganmu. Karena kamu tahu bahwa “sepasang tangan yang dekil itu lebih baik, daripada tangan yang putih nan elok, tetapi entah sudah berapa pasang tangan lain yang mendekapnya”

I’m single and elegant Continue reading